Tugas PJOK

•> RENANG GAYA DADA (KATAK)
     Pengertian Renang gaya dada - Renangmerupakan olahraga yang diperlombakan dengan menghitung kecepatan seorang atlet dalam berenang. Perenang yang memenangkan lomba renang yaitu perenang yang dapat menyelesaikan jarak lintasan renang paling cepat. Pemenang lomba renang dalam babak penyisihan menuju babak semifinal, kemudian pemenang dalam babak semifinal menuju ke babak final. Dalam perlombaan renang, terdapat beberapa gaya renang yang diperlombakan diantaranya yaitu renang gaya bebas, gaya punggung, gaya kupu-kupu, dan gaya dada. Di sini yang akan kami bahas yaitu tentang pengertian renang gaya dada, untuk yang lain akan kami bahas dalam artikel lain. Tahukah kamu apa itu renang gaya dada? Seperti apa yang dimaksud renang gaya dada itu? Mungkin diantara kamu ada yang sudah tahu tentang definisi renang gaya dada. Namun bagi yang belum tahu tentang arti renang gaya dada. Berikut ini saya berikan tentang pengertian renang gaya bebas dan punggung.
Gaya dada atau gaya katak adalah berenangdengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas.


•> RENANG GAYA BEBAS
Ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan untuk dapat berenang dengan gaya bebas. Berikut penjelasannya.

1. Mengayunkan tangan






Sumber: Enjoy Swimming

Luruskan kedua tangan Anda dengan jarak sekitar 40 cm dari kepala. Lebarkan sedikit jari Anda saat tangan menyentuh air dan ikuti aliran pada permukaan air dengan telapak tangan Anda. Kepala Anda harus lurus dengan badan. Ini berarti dahi dan wajah Anda berada di dalam air, sedangkan rambut dan puncak kepala Anda berada di permukaan air.
Kemudian, mulailah melatih ayunan tangan dalam renang gaya bebas dengan cara berikut:
  • Gerakkan tangan kanan Anda ke bawah, lalu ke belakang dengan posisi vertikal. Pada saat yang sama, siku dan lengan atas tangan kiri Anda tetap berada di atas permukaan air dan bergerak sedikit ke luar.
  • Ayunkan tangan kanan Anda yang berada di air ke arah badan. Gunakan gerakan ini untuk membantu mendorong badan Anda ke depan.
  • Tangan kanan Anda akan berayun ke arah pinggang. Miringkan badan Anda agar tangan kanan dapat berayun tanpa terhalang pinggang.
  • Setelah tangan kanan Anda berayun ke arah badan, angkat siku tangan kanan Anda ke atas permukaan air hingga ujung siku menunjuk arah atas. Tangan Anda harus rileks dengan jari-jari yang sedikit terbuka. Lakukan ayunan ini dengan gerakan memutar.
  • Lakukan cara berayun yang sama pada tangan kiri Anda untuk melanjutkan gerakan renang gaya bebas.

2. Melakukan gerakan menendang dan memutar tubuh






Sumber: Your Swim Log

Gerakan menendang dan memutar tubuh memberikan energi agar tubuh Anda dapat bergerak ke depan. Fokuslah untuk menendang dengan mengikuti gerak tubuh. Gerakan menendang yang salah justru dapat ‘menyeret’ posisi tubuh dan membuat Anda cepat lelah.
Langkah yang perlu Anda lakukan adalah:
  • Menendang dengan kaki lurus. Energi yang digunakan harus berasal dari pinggang dan paha, bukan dari lutut.
  • Menendang sebanyak tiga kali setiap satu ayunan tangan.
  • Luruskan ujung-ujung jari kaki Anda selama berenang.
  • Maksimalkan dorongan tubuh Anda saat renang gaya bebas dengan cara memiringkan badan ke kanan dan kiri sesuai ayunan tangan. Putar tubuh Anda ke kanan saat tangan dan pundak kanan bergerak ke depan, begitu pun sebaliknya. Putarlah tubuh Anda dari pinggang, dan bukan dari pundak.

3. Berlatih bernapas

Cara bernapas saat melakukan renang gaya bebas perlu disesuaikan dengan posisi tubuh. Saat tubuh Anda berputar, salah satu sisi wajah Anda angkat terangkat ke permukaan air. Ini adalah kesempatan bagi Anda untuk menarik napas. Anda baru mengembuskan napas kembali saat wajah menghadap air.
Berikut hal yang perlu Anda perhatikan:
  • Putar badan Anda ke kanan atau ke kiri sejauh kira-kira 30 derajat. Tariklah napas secukupnya dan jangan terlalu panjang. Bila perlu, Anda dapat menarik napas setiap kali wajah berada di permukaan.
  • Jangan mengangkat kepala Anda saat menarik. Cara ini akan mengacaukan keseimbangan saat renang gaya bebas.
  • Jaga tubuh dan lengan Anda tetap terbentang lurus saat bernapas.
  • Embuskan napas Anda lewat mulut saat wajah berada dalam air. Anda perlu mengembuskan napas secara maksimal agar tidak ada waktu yang terbuang saat Anda menarik napas di permukaan air.
Cara mengayunkan tangan, menendang dan berputar, serta mengatur napas adalah tiga unsur penting dalam renang gaya bebas. Awali dengan melatihnya satu demi satu, lalu gabungkan ketiganya saat Anda berenang. Dengan rutin berlatih, Anda akan semakin terbiasa dan lama-kelamaan mampu melakukannya secara otomatis.

•> RENANG GAYA KUPU-KUPU
Pengertian Renang Gaya Kupu-kupu

Renang Gaya Kupu-kupu adalah salah satu gaya berenang dimana posisi dada menghadap ke permukaan air. Kemudian kedua belah lengan ditekan ke bawah secara bersamaan dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sedangkan untuk kedua belah kaki menendang ke bawah secara bersamaan dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Untuk mengambil nafas hal yang dilakukan adlaah udara dihembuskan dengan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.

Renang Gaya kupu-kupu juga disebut dengan gaya lumba-lumba,  karena gerakannya mirip dengan gerakan lumba-lumba.


•> RENANG GAYA PUNGGUNG

Pengertian Renang Gaya Punggung 


Renang Gaya punggung adalah berenang dengan posisi punggung menghadap permukaan air. Gerakan kaki dan tangan serupa degnan gaya bebas, tetapi dengan posisi tubuh telentang di permukaan air kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggir seperti gerakkan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.

Sewaktu berenang gaya punggung, posisi wajah berada di atas air sehingga perenang hanya melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Seaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Renang Gaya Punggung disebut juga dengan Back Crawl Stroke

•> JALAN CEPAT
Jalan cepat (Bahasa Inggris: Racewalking)merupakan cabang olahraga atletik berjalan gerak maju dengan melangkah tanpa adanya hubungan terputus dengan tanah. Dalam melakukan jalan cepat setiap kali melangkah, kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang meninggalkan tanah. Saat melangkah satu kaki harus berada di tanah, maka kaki tersebut harus lurus/lutut tidak bengkok dan tumpuan kaki dalam keadaan posisi tegak lurus. Tumit kaki mendarat terlebih dahulu. Saat melangkah panggul rileks Dalam kompetisi jalan cepat umumnya menggunakan lintasan lebih dari 3000 meter hingga 100 kilometer.
    Teknik/Gerakan 
Teknik umum yang digunakan dalam Jalan Cepat: Saat melakukan jalan cepat, secepat apapun berjalan, badan tidak diperbolehkan melayang di udara. Kaki depan harus menyentuh tanah sebelum kaki belakang diangkat. Kesalahan yang sering terjadi pada tahap ini adalah sikap badan terlalu kaku, langkah kaki yang kurang pas, tergesa-gesa, lutut ditekuk, masih terlihat lari karena masih ada saat melayang diudara, kurang adanya keseimbangan dan tidak diikuti gerak lanjut.
  1. Tahap Tumpuan kaki Pada tahap ini, setelah kaki depan menyentuh tanah segera kaki belakang ditarik ke depan untuk melanjutkan langkah-langkah jalan cepat. Bagian tumit menyentuh tanah terlebih dahulu. Hal yang harus dihindari dalam fase ini adalah jangan terlalu kaku ketika melakukan tarikan kaki belakang adalah langkah kaki jangan terlalu kecil-kecil dan jangan terlalu lebar. Jangan sampai kehilangan keseimbangan.
  2. Tahap relaksasi adalah tahap antara tahap awal ketika melangkahkan kaki ke depan dan ketika akan melakukan tarikan kaki belakang. Pada tahap ini pinggang berada pada posisi yang sama dengan bahu, sedangkan lengan vertika dan paralel disamping badan.
  3. Tahap Dorongan adalah gerakan ketika ketiga tahap diatas selesai dilakukan. Tahap dorongan ini adalah mempercepat laju jalan kaki dengan dorongan tenaga penuh untuk mendapatkan rentang waktu yang sesingkat-singkatnya ketika melakukan langkah-langkah kaki, namun langkah kaki jangan terlalu pendek dan jangan terlalu panjang, jaga keseimbangan tubuh.
    Sikap
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan jalan cepat adalah:
  1. Pada saat berjalan usahakan badan tetap tegak, jangan condong ke depan atau ke belakang. Pundak jangan terangkat, agar ketika melakukan ayunan tangan tidak cepat lelah.
  2. Pada saat gerak maju kebanyakan atlet olahraga jalan cepat menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri. Jangan sampai gerakan tersebut mengganggu kecepatan jalan.
  3. Saat melangkah ke depan pandangan lurus ke depan dan melangkah lurus satu garis antara kaki kanan dan kiri. Pada saat menumpu, tumit harus mendarat terlebih dahulu terus bergerak ke arah depan secara teratur
  4. Posisi lengan dan bahu, gerakan lengan dan bahu ke depan dan kebelakang secara bergantian kanan dan kiri. Siku ditekuk tidak kurang dari 90 derajat. Kondisi ini dipertahankan hingga akhir perlombaan, jaga keseimbangan dan gerakan tetap rileks









Komentar

Postingan populer dari blog ini

POLA HIDUP SEHAT UNTUK MENGHINDARI VIRUS COVID-19